Watu Sewidak, Destinasi Wisata Desa Cikadu

Desa Cikadu mempunyai Sumber Daya Alam yang berpotensi wisata cukup baik. Salah satunya adalah Sungai Polaga dengan Wisata Watu Sewidak.

Dalam kegiatan dialog di Balai Desa Cikadu, Jum’at (9/2), bersama Mahasiswa Universitas Jendral Soedirman (UNSOED), yang tengah mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  di Desa Cikadu, Pandu yang spesialisasinya di Jurusan Agribisnis dan Ghozali dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, dengan Bagus Tantri Nugroho Kepala Seksi Kesejahteraan, berupaya untuk mengembangkan Desa Wisata dilokasi Watu Sewidak.

Dalam perbincangan tersebut, Pandu dan Ghozali mengajukan “Wacana Kawasan Wisata Watu Sewidak”. Menurut Pandu ketika Ia melakukan survey ke lokasi dan mengadakan sedikit wawancara dengan warga, ada beberapa orang yang  tinggal di dekatnya tidak setuju apabila Watu Sewidak dijadikan kawasan wisata, dengan alasan yang tinggal di “situ” belum tentu mau mengijinkan, ada yang beralasan nanti tidak bisa mencuci baju disitu lagi, ada juga yang bilang nanti kalau kesitu harus bayar karcis Entah apapun alasannya yang ada dibenak pikiran warga masing-masing, sepertinya warga sebagian merasakan hal itu sudah begitu “nyata” akan dikerjakan dalam kurun waktu dekat. Warga yang antusias menyambut positifpun juga tidak sedikit. Tentu bagi mereka yang berdagang bisa meningkatkan penjualannya kalau banyak pengunjung wisatawan datang. Selama ini Watu Sewidak sudah banyak yang mengenal dan mengunjunginya baik sekedar untuk bersantai dan foto-foto bersama teman-teman dan keluarga, dan ada pula yang mengabadikan Foto PreWedding nya ditempat tersebut.

Bagus dalam pandangannya, ”Mengelola Watu Sewidak menjadi Kawasan Wisata membutuhkan waktu untuk bersosialisasi dengan warga terlebih dahulu. Cara penyampaian maksud dan tujuan harus gamblang jelas lengkap tidak sepotong-sepotong dan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh warga,Selain dijelaskan tentang manfaat dan dampak positifnya harus disertai pula harapan/peluang usaha apa yang bisa diterima /dikerjakan warga yang tinggal disekitar daerah tersebut,misalnya: 

  1. Menata kawasan Watusewidak Kali Polaga Desa Cikadu dengan desain yang artistik menarik dan unik sebagai daerah kunjungan wisata.
  2. Membuat Workshop/ bangunan/ ruang untuk pameran,dengan merekrut warga pemproduksi makanan tradisional khas Cikadu seperti Wajik dan Gula Aren dan barang kerajian oleh-oleh khas Cikadu seperti Sapu,Konveksi Kaos Wisata,Kedai Kesenian Khas Cikadu dan sebagainya sehingga menjadi tempat yang menarik untuk memudahkan para calon pembeli yang ingin belanja
  3. Membuat Homestay/Pondok Wisata/Pondok Penginapan bisa menggunakan rumah atau tanah warga dengan dikelola sendiri oleh pemiliknya,sehingga mendapatkan pemasukan. dilengkapi sarana jalan yang bagus dan tempat parkir yang memadai.serta MCK yang sehat dan bersih.
  4. Mengembangkan untuk jangka waktu tertentu ke depan dengan mengelola potensi Sumber Daya Alam wisata lainnya untuk kegiatan lapangan seperti Bumi Perkemahan, Out Bond, Sekolah Alam maupun trek Jalan Gunung dan Sungai, serta pengadaan perahu karet dan perlengkapannya seperti pelampung dan alat SAR untuk wisata Arung Jeram.
  5. Mengembangkan untuk jangka waktu tertentu ke depan terbangun Aula untuk ruang serba guna lengkap dengan sarana prasarananya seperti listrik, sound system, meja kursi, dapur umum dsb.

Bagus yang juga sebagai pemilik usaha WO. RUMAH TSABITA & Tailor, menjadikan Watu Sewidak sebagai lokasi yang bagus untuk Promosi Baju Pengantin dan Photo Prewedding. Dan mendapatkan tanggapan yang antusias dari masyarakat maupun di media sosial. Banyak yang tertarik dan penasaran ingin mengunjungi lokasi Wisata Watu Sewidak tersebut.”Semoga menginspirasi warga masyarakat Desa Cikadu untuk bersama-sama menjaga dan mengelola Kawasan Watu Sewidak”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *